Saksikan Film “Guru Ngaji” Produksi Chanex Ridhall Di Seluruh Bioskop Indonesia Mulai 22 Maret 2018

Spread the love

Jakarta, Media Empat Belas – Berangkat dari kepedulian terhadap kehidupan para guru ngaji diseluruh nusantara, Rosa Rai Jalal bersama Rumah Produksi Chanex Ridhall Pictures kini meluncurkan film “Guru Ngaji” yang akan tayang serentak di seluruh Bioskop di Indonesia  Mulai tanggal 22 Maret 2018 mendatang.

Film “Guru Ngaji” merupakan kisah inspiratif dari produser Rosa Rai Djalal yang menyorot tentang keikhlasan, kejujuran dan toleransi. Film ini mengambil syuting di Boyolali dan Sukoharjo, Jawa Tengah, hadir untuk memberi gambaran nyata tentang kehidupan guru ngaji tanpa bermaksud menggurui.

“Film Guru Ngaji adalah wujud apresiasi Chanex Ridhall Pictures kepada seluruh guru ngaji di Indonesia,” ujar Rosa.

Film berdurasi 100 menit ini menampilkan duet pemenang Piala Citra untuk pemeran utama, Donny Damara dan Dewi Irawan. Donny, yang merupakan pemenang aktor terbaik di Asian Film Award dan Indonesia Movie Award 2012, menjalani peran yang menantang sebagai Mukri karena ia dituntut untuk tampil sebagai guru ngaji yang penuh wibawa namun juga luwes beraktraksi sebagai badut. Donny didampingi oleh Dewi istrinya, Sopiah. Dewi yang memenangi Piala Citra di tahun 2014 kemarin tampil sebagai sosok istri selaras dengan sosok Mukri yang mulia.

Sejumlah artis ternama Indonesia turut berperan aktif dalam Film “Guru Ngaji” ini antara lain, aktor dan aktis seperti , Dodit Mulyanto sebagai Yanto, Ence Bagus sebagai Parmin,  Andania Suri sebagai Rahma, Verdi Solaiman sebagai Koh Alung, Tarzan sebagai Kepala Desa dan Akinza Chavelier sebagai Ismail.

Film “Guru Ngaji” bercerita tentang Mukri (Donny Damara, seorang guru ngaji di desa Tempuran yang selama ini ikhlas mengajar tanpa mengharap balasan materi. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Mukri terpaksa mengambil pekerjaan sebagai badut. Mukri dilanda dilema yang besar karena ia merasa guru ngaji adalah pekerjaan yang sakral dan terhormat, sementara profesinya sebagai badut justru memancing tertawaan orang. Karena itu, ia merahasiakan soal kehidupannya sebagai badut pasar malam dari keluarganya dan segenap warga desa.

Persoalan kemudian muncul ketika Mukri menerima permintaan Kepala Desa yang diperankan oleh aktor senior Tarzan untuk tampil memimpin doa di ulang tahun anaknya. Sebab, di sisi lain, ia juga mendapat tawaran manggung menjadi badut di acara yang sama. Rahasia besar yang selama ini Mukri simpan rapat-rapat terancam terbongkar

Untuk mengobati rasa penasaran kita, ada baiknya kits saksikan saja filmnya pada tanggal 22 Maret 2018 nanti di Bioskop-bioskop seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *