Gelar RUPS, PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk Sampaikan Pencapain Perseroan di Tahun Buku 2022

Spread the love

Jakarta, Med14 – Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2022 PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk dengan kode saham BEER berjalan dengan baik.

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk mengumumkan kenaikan penjualan sebesar 46% dari Rp.51.06 miliar di tahun 2021 menjadi 74,95 miliar di tahun 2022. Hal ini disertai kenaikan pendapatan bersih (laba bersih) setelah pajak sebesar 40% dari 10 miliar di tahun 2001 menjadi 14,05 miliar di tahun 2022.

Meskipun tahun 2022 masih terdapat pandemi covid, BEER berhasil menumbuhkan pendapatan dengan memperkuat branding, memperluas jaringan distribusi serta melengkapi produk Daebak Sojunya hingga menjadi 5 jenis rasa ; Lychee, Mango, peach, original, lemon.

Selaku Direktur Utama Perseroan, Audy Lieke menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas pencapaian perseroan.

“Kami mengucap syukur atas performa kami di tahun 2002 kedua dan yakin bahwa tahun 2023 akan lebih baik lagi, tahun 2023 masyarakat sudah lebih bisa bersosialisasi karena pandemi covid sudah menjadi endemik, produk-produk perseroan juga akan lebih mempunyai branding yang kuat. Saat ini kebanyakan konsumen membelikan rasa produk-produk kita yang sesuai kita rasa masyarakat indonesia” ungkapnya

Lebih lanjut menurut Dirut, perseroan ini dibangun dengan suatu keunikan tersendiri dan diperkuat oleh para pemegang saham dan direksi yang berpengalaman dibidangnya masing-masing.

“Kami membangun perseroan berdasarkan unik kompetitif advantage kami punya blueprint” ujarnya

BEER memiliki 5 unit competitif advantages yaitu izin produksi minuman beralkohol Full Spektrum terbesar, distribusi luas 27 provinsi/35 distributor/ 20.000 outlet dan memiliki 200 izin dalam ekosistem bisnis dan mempunyai teknologi Alco Master serta memiliki tim yang berpengalaman.

Adapun Alco Master adalah teknologi yang sedang dipatenkan oleh perseroan akan master merupakan teknologi inovatif untuk membuat produk produk perusahaan fresh dan semut sesuai cita rasa masyarakat indonesia.

Pada kuartal II tahun 2003 ini, PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk berhasil menciptakan produk golongan A yakni Dahak Spark yang sudah bisa dinikmati hampir di seluruh Indonesia. Daebak Spark merupakan produk Hard Seltzer, yaitu alkohol kadar rendah (4,6%) yang terbuat dari fermentasi buah. Daerah Spark sudah tersedia dalam varian rasa Iced Lemon Tea dan Bloods Orange.

Daebak Spark akan menambah varian Muscat Grape dan Mango pada bulan agustus ini.

Dalam kesempatan yang sama, Aditya Raja Maas, selaku direktur penjualan Perseroan menyampaikan bahwa

“BEER berkomitmen untuk terus menaikkan pendapatan ditahun-tahun selanjutnya.

“Kami akan capai ini dengan makin terkenal nya produk-produk kami serta dengan memperkenalkan produk produk inovatif yang baru” ungkapnya

Lebih lanjut Aditya juga menyampaikan bahwa perseroan memiliki izin untuk memproduksi produk-produk dalam jumlah banyak sehingga kedepan, perseroan dapat tumbuh lebih dari pencapaian saat ini.

“Kami masih punya runway yang sangat panjang, izin untuk memproduksi alkohol (IUI MB) yang dimiliki BEER merupakan yang Full Spektrum terbesar di Indonesia yaitu 90 juta liter per tahun sedangkan kami baru memproduksi sebesar 800.000 liter tapi masih bisa tumbuh lebih dari 110 kali” paparnya

Kegiatan usaha BEER adalah ; 1). Industri minuman beralkohol hasil destilasi (KBLI 11010); 2). Industri minuman beralkohol hasil fermentasi anggur dan hasil pertanian lainnya (KBLI 11020); 3). Industri minuman beralkohol hasil fermentasi Malt (KBLI 11031).

Keunggulan lain yang dimiliki oleh perseroan adalah Jobubu merupakan pemegang izin usaha industri (IUI) produksi yang full spektrum (kadar 0 – 55%) golongan A, B, dan C terbesar di Indonesia. Saat ini kapasitas produksi Jobubu masih mempunyai kesempatan untuk melakukan peningkatan produksi hingga 110 kali lipat. (Adm/DA/Rls)

Tinggalkan Balasan