Akhir Juli, Sinemaku Pictures Rilis Film “Ketika Berhenti di Sini”

Spread the love

Jakarta, Med14 – Kehilangan merupakan hal yang dapat dialami oleh siapapun dan terkadang mendatangkan trauma berkepanjangan bagi individu yang mengalaminya. Hal ini menjadi inspirasi bagi Sinemaku Pictures yang bekerja sama dengan Legacy Pictures untuk memproduksi dan menayangkan film terbaru mereka “Ketika Berhenti di Sini”. Film yang disutradarai oleh Umay Shahab yang rencananya akan tayang di bioskop Indonesia tanggal 27 Juli mendatang tentu dengan dukungan penuh dari rekan sejawat Umay yaitu aktris muda berbakat, Prilly Latuconsina sebagai eksekutif produser sekaligus berlakon dalam film “Ketika Berhenti di Sini”.

Sebelumnya, kerja sama keduanya juga berhasil dalam film layar lebar “Kukira Kau Rumah” yang rilis dan sukses meraih box office pada 2022 lalu.

Sebelumnya, film “Ketika Berhenti di Sini” telah melaksanakan rangkaian roadshow yang diselenggarakan di lima kota. Antara lain, Surabaya, Malang, Solo, Karawang, dan Bandung. Antusiasme para fans dan mereka yang menunggu film ini amat tinggi, hal ini terlihat dari beberapa penayangan dari rangkaian roadshow tiketnya terjual habis, bahkan ada penambahan penayangan di beberapa kota.

“Semarang dong”, “Jogja dongg!”, “Mampir ke Gresik sekalian dong” reaksi warganet di komentar unggahan akun resmi “Ketika Berhanti di Sini” tentang acara roadshow yang dilaksanakan. Antusiasme yang luar biasa terlihat jelas dari mereka yang sudah tidak sabar untuk menonton film “Ketika Berhenti di Sini”.

“Padahal salah satu main plot-nya udah ke-spill di trailer, tapi ternyata yang berusaha film ini berikan bukan sebuah kejutan, tapi refleksi diri dan menguraikan apa yang terjadi setelah sebuah kehilangan.”, 

“Emg level tertinggi dlm pelajaran hidup itu mengikhlaskan. ikhlas dalam hal apapun memang sulit tp harus dilakukan. Terimakasih #KetikaBerhentiDisini utk pelajaran ikhlas akan Kehilangan-Kesempatan Kedua-Pertemuan”, “okay i’ll give a review on twt too!

Actually this movie is so good! I’ll give rating 10/10! I mean, how did @umayshhhhb can make this filmmm?!?! Also, all the cast did a greaattt jobb!! I love this film so much! Thank you umay& crew, for making this film!

 #KetikaBerhentiDiSini” adalah beberapa ulasan yang disampaikan para penonton beruntung tentang film “Ketika Berhenti di Sini” melalui sosial media Twitter.

Dari reaksi tersebut dapat disimpulkan bahwa penonton sangat menikmati dan mendalami film “Ketika Berhenti di Sini”

“Awalnya kita enggak merancang untuk harus sedih, harus bikin nangis, atau yang lainnya. Kita lebih bicara soal issue-nya. Yaitu tentang kehilangan, merelakan, dan kesempatan kedua.

Mungkin ini yang relevan buat semua orang” Ungkap Prilly Latuconsina dalam sebuah interview

mengenai cerita di film “Ketika Berhenti di Sini”. 

“Di awali pertanyaan ‘Bagaimana kalau kita bisa punya kesempatan untuk bicara sama orang yang udah ga ada?’ terus kemudian kita kembangin lagi sama konsep kehilangan, jadi lah cerita di film ini.” Tambah Umay shahab selaku sutrdarada dalam film “Ketika Berhenti di Sini”.

Film “Ketika Berhenti di Sini” bercerita tentang Anindita Semesta (Prilly Latuconsina) bertemu dengan Ed (Bryan Domani). Pertemuan yang diawali salah paham, berujung pada perbincangan

panjang dan hangat. Ed yang menggilai segala jenis riddle, meminta Dita menyelesaikan tantangan riddle darinya, dalam sebuah petualangan yang berakhir romantis. Demikianlah, dua

manusia yang serupa tapi tak sama bersatu. Empat tahun sejak pertemuan pertama mereka, Dita yang sedang merintis karir, sementara Ed sudah mapan dengan perusahaan arsitek miliknya sendiri. Dita yang masih berjuang untuk meraih impiannya, senantiasa dilanda rasa insecure,

tanpa disadari, Dita senantiasa menuntut Ed. Walaupun Ed senantiasa sabar melayani Dita, namun akhirnya Ed mengalami kecelakaan saat menelpon Dita. Ed meninggal. Dita

terpukul dan dihinggapi rasa bersalah.

Dua tahun kemudian, Dita berusaha melupakan segalanya tentang Ed dan mencoba menjalani kehidupannya yang baru bersama Ifan, yang sekarang resmi jadi kekasihnya. Dita kini menjadi

sosok pribadi yang berbeda, namun tidak ada yang bisa menghapus masa lalu. 

Hingga suatu saat, Dita dipertemukan kembali dengan teki teki peninggalan Ed yang harus dipecahkan. Hingga akhirnya riddle terakhir dari Ed mengarahkan Dita untuk memahami arti sesungguhnya

kehilangan dan bagaimana melepaskannya dengan ikhlas. Tidak pernah menduga bahwa makna

teka teki tersebut, adalah untuk menyiapkan dirinya menjalani hubungan cinta yang lebih baik dengan Ifan (Refal Hady). Ifan, sosok yang senantiasa hadir untuknya dari dulu. Dita memutuskan untuk menemui Ifan dan mengajaknya kembali untuk melanjutkan hubungan

mereka kembali, sebelum dia menyesal lagi di kemudian hari.

Film “Ketika Berhenti di Sini” dibintangi oleh sederet aktor & aktris berbakat melintas generasi antara lain Prilly Latuconsina, Bryan Domani, Refal Hady, Lutesha Sadhewa, Sal Priadi,

Widyawati, Cut Mini Theo, Satrya Ghozali, dan sederet nama lain yang menjanjikan.(Re/YN/S)

Tinggalkan Balasan