Perjuangkan Aspirasi Rakyat, Partai Buruh Optimis Lolos Parlementary Threshold Pemilu 2024

Spread the love

Jakarta, Med14 – Menanggapi beragam isu dan perkembangan situasi politik dalam negeri, terutama isu terkait elektabilitas Partai Buruh yang oleh beberapa lembaga survey partai buruh memiliki elektabilitas yang sangat rendah, maka Partai Buruh dalam Konferensi Pers di bilangan Jakarta Timur pada Rabu (22/11/2023) dan dihadiri oleh Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, merilis hasil survey yang dilakukan oleh lembaga survey Indobarometer dengan responden 1.200 responden dari seluruh wilayah Indonesia.

Dalam hasil survey periode 1 – 10 November 2023 yang dibacakan oleh Kahar S Cahyono, dan Asep, didapati sejumlah hasil survey yang dapat disampaikan sebagai berikut :

1. Penjelasan Capres pilihan Buruh dan Partai Buruh hasil survey lembaga survey Risetindo Barometer (lembaga survey independent dan kredibel), dari 6 tokoh, didapati elektabilitas tertinggi diperoleh Presiden Partai Buruh, Said Iqbal yaitu sebanyak 29.8 %, kemudian Prabowo Subianto sebanyak 20.2 %, Ganjar Pranowo mendapat 17.8%, Rocky Gerung 3.9 %,  Najwa Shihab, 2.5% dan Rizal Ramli 1.2 % 

2. Penjelasan elektabilitas Partai Buruh yang terbaru hasil survey lembaga survey Risetindo Barometer, menurut Asep, telah mencapai angka elektabilitas berdasarkan suara sah nasional berkisar 2.3 % sehingga diprediksi partai buruh optimis akan lolos Parlementary Threshold pada pemilu 2024 mendatang. Dengan nilai elektabilitas partai buruh yang saat ini berada pada angka 2.261 % maka untuk mencapai PT 4%, partai buruh masih membutuhkan 1.7 % suara sah nasional.

Kepada awak media, Presiden Partai Buruh menyampaikan bahwa dengan adanya survey ini, Partai Buruh Telah menjawab tantangan M Qodari untuk menjawab survey dengan survey.

“Tantangan pak Qodari telah kami jawab, survey dengan survey dan hasil survey menjelaskan bahwa elektabilitas Partai Buruh dari suara sah nasional adalah 2,3% atau lebih tepatnya 2,64% sehingga Partai Buruh masih membutuhkan 1,7 % suara nasional untuk mengejar angka tersebut” ujar Said Iqbal

Presiden Partai Buruh juga membantah hasil survey beberapa lembaga survey yang dinilai kurang berpihak kepada elektabilitas Partai Buruh.

“Buruh yang memilih Partai Buruh menurut hasil survey adalah 3.390.000 orang buruh, oleh karena itu tidak benar hasil survey pak Qodari bahwa partai buruh hanya 0.0 sekian %”  ujarnya.

Terkait target perolehan kursi di DPR RI, Said Iqbal menjelaskan bahwa dari hasil survey, jika pemilu dilaksanakan hari ini maka Partai Buruh dapat memperoleh 20 hingga 30 kursi di Parlemen.

“Partai Buruh menargetkan peroleh 30 kursi parlemen di DPR RI, tetapi bila pemilu dilaksanakan hari ini maka untuk mendapatkan 30 kursi dari suara sah nasional dibutuhkan sekitar 4.500.000 suara maka jika diadakan Pemilu pada hari ini, Partai Buruh akan mendapatkan 20 kursi di parlemen” imbuhnya.

Lebih lanjut, Presiden Partai Buruh juga menjelaskan bahwa dari sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada responden dan berdampak pada hasil survey adalah ;

Pertanyaan tentang Partai yang paling keras menolak UU Cipta Kerja dijawab responden adalah Partai Buruh (69,1%)

Partai yang paling peduli terhadap nasib buruh, petani, kaum kecil, responden menjawab partai buruh dan pertanyaan tentang buruh memilih caleg partai buruh didapati 94,8% akan memilih caleg dari Partai Buruh.

Tinggalkan Balasan