Bangun Kesigapan Hadapi Bahaya Kebakaran, Prajurit Kolinlamil Laksanakan Latihan Hadapi Kebakaran

Spread the love

Jakarta, MED14 – Dalam rangka menguji kesiapsiagaan prajurit Komando Lintas Laut Militer menggelar latihan penanggulangan bahaya kebakaran menggunakan Mobil Pemadam Kebakaran, (PMK), dalam latihan penanggulangan bahaya kebakaran yang bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan prajurit dalam mengantisipasi bahaya kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Tujuan Latihan simulasi ini untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan kepada seluruh personel jajaran Kolinlamil dalam menanggulangi keadaan darurat bencana bahaya kebakaran digedung-gedung maupun diperkantoran yang diakibatkan tabung gas meledak ataupun akibat kosleting listrik dari percikan api yang mengakibatkan kebakaran akan merambat kemana-mana, peran latihan kebakaran diperankan oleh prajurit setelah melaksanakan olah raga pagi, yang berlangsung di Beacing Mako Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (16/1).

Latihan peran kebakaran dilaksanakan oleh prajurit agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran baik terhadap objek vital ataupun asset Satuan, lingkungan kerja kita dikelilingi oleh material yang mudah terbakar, untuk itu kita harus meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan keselamatan personel dan material dengan mengedepankan prinsip zero accident selama pelaksanaan latihan tetap menjadi prioritas

Pada kesempatan tersebut, Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo, PSC (J)., M.A., M.M.S.CHRMP menyampaikan bahwa latihan peran kebakaran agar seluruh prajurit lebih tanggap, sigap, moral, mental dan professional, selain itu setiap prajurit Jalasena Laut harus dapat menggunakan alat pemadam kebakaran dengan baik dan benar, harus tahu dan paham dengan tugas, sehingga dapat mengerti betul prosedur apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran di sektor dan sebagai perannya. “Ungkap Panglima Kolinlamil.

Kegiatan tersebut disimulasikan telah terjadi kebakaran, untuk mengetahui kesiapan prajurit Kolinlamil dalam menangani bahaya kebakaran dengan menggunakan peralatan seadanya dan dibantu dengan mobil Pemadam Kebakaran PMK dan menerjunkan satu unit kendaraan Ambulance dari Rumkit, secara tepat efisien dan aman, sehingga kebakaran yang terjadi dapat dicegah dan ditanggulangi serta tidak terjadi kebakaran yang lebih luas dan korban dapat tertolong.(Dispen)

Tinggalkan Balasan