Desak KPK Tetapkan Status Bupati Lamongan, Massa Gelar Aksi Damai

Spread the love

Jakarta, MED14 – Massa aksi damai yang tergabung dalam Aliansi LSM Indonesia & masyarakat Lamongan pada Senin (13/05/2024) kembali menyambangi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Massa aksi mendesak agar KPK segera menetapkan status hukum Bupati Kabupaten Lamongan, Yuhronur Effendi berikut status Abdul Ghofur selaku Ketua DPRD Lamongan, berhubung kedua petinggi Kabupaten Lamongan tersebut telah dipanggil dan diperiksa oleh KPK, namun higga kini status keduanya masih belum diperjelas.

“Kami minta agar KPK segera menetapkan status mereka, jangan lagi ditunda-tunda dan kami yakin KPK akan bertindak profesional dalam melaksanakan tugasnya” ujar Akbar koordinator aksi di Jakarta.

Koordinator aksi juga menyayangkan dari 20 orang yang diduga terlibat, baru 4 orang yang diperiksa dan telah ditetapkan statsunya sebagai tersangka namun hal ini tidak berlaku terhadap sang Bupati padahal kuat dugaan proyek yang dikorupsi bernilai fantastis.

“Anehnya sudah ada 4 orang yang diperiksa dan ditetapkan status mereka sebagai tersangka, namun status Bupati belum ditetapkan atau diumumkan. Ada apa ini semua? kuat dugaan korupsi Kasus pembangunan Gedung Pemkab Lamongan APBD 2017-2019. Nilai proyeknya sungguh fantastis, sekitar Rp.151 miliar” imbuhnya.

Massa aksi juga berharap agar KPK tetap profesional menangani kasus ini tanpa ada tebang pilih. Apalagi masyarakat Lamongan sudah resah dan kecewa atas merebaknya kasus ini namun statusnya masih digantung.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih menanti informasi lanjutan dari pihak-pihak terkait. (Red/ymn)

Tinggalkan Balasan