Polres Metro Jakarta Pusat Amankan 12 Tersangka Kasus 49,8 Kg Narkoba

Spread the love

Jakarta, MED14.COM – Maraknya peredaran Narkoba di Indonesia menjadi petaka bagi generasi di Tanah Air. Guna mencegah dan memberantas penggunanya, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan peredaran Narkoba sebanyak 49,8 Kg serta menyita 1 unit kendaraan roda empat dan satu pucuk senjata air gun.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, puluhan kilogram sabu yang disita merupakan hasil pengungkapan selama 5 bulan terakhir. Perincianya, pada bulan Januari polisi menyita sebanyak 1,3 Kg, Maret 21,9 Kg dan bulan Mei 26,9 Kg.
“Satuan Reserse Narkoba Polres Metropolitan Jakarta Pusat selama ‘Operasi Mantap Brata’ dari bulan Januari sampai dengan Mei 2024 berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba Jaringan Aceh, Medan, Palembang dan Jakarta dengan menangkap 12 orang tersangka,” kata Susatyo saat jumpa wartawan pada Kamis (16/05/2024) di Mapolres Metro Jakarta Pusat.


Dia katakan, ada juga jaringan yang sedang dipantau oleh pihaknya beraktivitas di Batam. Teranyar, pada tanggal 7 Mei 2024, Satuan Reserse Narkoba Polres Jakpus berhasil mengungkap 15 kilogram narkoba dari jaringan Aceh, Medan, Palembang, dan Jakarta.
Modus pergerakan bervariasi, ada yang menggunakan kapal laut, dan sarana angkutan darat seperti sepeda motor dan kendaraan roda empat atau mobil.
Dari 49,8 Kg sabu yang disita tersebut sebanding dengan nilai Rp59,3 miliar. Dari pengungkapan tersebut, petugas berhasil meyelamatkan 158.188.800 jiwa dari penyalahgunaan narkoba. Jumlah ini dengan total asumsi 1 orang pengguna mengkonsumsi 0,3 gram narkoba.
“Total ada 85 tersangka, namun sebagian sudah menjalani persidangan dan yang kami hadirkan di sini adalah 12 tersangka,” ujar Susatyo.
Perihal nama 12 tersangka narkoba adalah sebagai berikut:
1.Firman Faiz Mabrur,dengan barang bukti narkoba 7. 292 gram atau 7 kilogram
2.Irfan Arif alias Imam Bin Ibrahim, dengan barang bukti 3,1 kilogram.
3.Dendi Yustianda bersama-sama dengan Eles Suhardi, Elang Mulia Lesmana, dan Tedi Ferdian, dengan barang bukti 2,1 kilogram.
4.Robby Irawan, barang bukti 1,6 kilogram.
5.Sachril Rida dan Sanawai, barang bukti 2 kilogram.
6.Sugeng Awal Relawanto, barang bukti 5,2 kilogram.

  1. Arhamudin, barang bukti 16 kilogram.
  2. Sumarno, barang bukti 10,6 kilogram.

Kapolres menuturkan, 12 tersangka kasus peredaran narkoba tersebut dijerat Pasal 114 (2) Sub Pasal 112 (2) Jo 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal penjara 5 tahun dan maksimal hukuman mati.
Selanjutnya semua barang bukti tersebut dimusnakan menggunakan insinerator yang sebelumnya sudah dicek keasliannya oleh tim labfor.
Usai konferensi pers, Polres Metro Jakarta Pusat mengecek sampel barang bukti narkoba oleh tim Laboratorium Forensik Mabes Polri. Mereka melakukan pemusnahan narkoba menggunakan mesin penghancur narkoba incinerator Hanaro Eng.
Pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan Kapolres Metro Jakarta Pusat, dan perwakilan dari Wali Kota Jakarta Pusat. Juga melibatkan 12 tersangka secara bergantian melakukan pemusnahan narkoba dengan cara memasukkannya ke dalam mesin penghancur. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. (Aris Mohpian Pumuka)

Tinggalkan Balasan