Polri Gelar Latihan Pengamanan Jelang World Water Forum

Spread the love

Bali, MED14 -Nusa Dua Bali bakal Tuan Rumah World Water Forum. Berbagai pawai budaya akan meramaikan ajang internasional tersebut.

Sekaitan itu, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Fadil Imran mengajak masyarakat untuk menyukseskan perhelatan World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali pada 18-25 Mei 2024 yang akan datang, dengan tetap menjaga situasi yang kondusif.

Polri menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Puri Agung 2024, guna mengamankan penyelenggaraan konfrensi tingkat dunia tersebut. Latihan ini dipimpin oleh Komjen Fadil selaku Kaops (Kepala Operasi) Puri Agung 2024.

Dia menuturkan, latpraops ini dihadiri oleh seluruh unsur pelaksana pengamanan yang disebut Satuan Tugas (Satgas). Mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, Walrolakir, Gakkum, Tindak, Humas, Antiterror hingga Banops.

“Dalam manajemen operasi kepolisian tahapan-tahapan ini harus kami lalui,” katanya kepada wartawan, pada Minggu pagi (12/5) di Bali. Mulai dari perencanaan, lanjutnya, perorganisasian dan hari ini tahap pelaksanaan.

Dia menjelaskan, Latpraops ini tujuannya untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel yang sudah difloating di masing-masing objek, dan memastikan apakah seluruh personel memahami tentang tugas pokok untuk keamanan dan kelancaran.

Dia pun menekankan dalam Latpraops ini, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara masing-masing satgas internal dan unsur pengamanan dari TNI, Pemda dan pengamanan swakarsa di Bali yang dikenal dengan pecalang.

“Latihan pagi ini sangat penting karena ini salah satu cara untuk mengukur sejauh mana kesiapan personel Polri dan peralatan tergelar bisa bekerja dengan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Polri juga berkoordinasi dengan Pemda terkait dengan pengaturan lalu lintas dan pengurangan frekuensi kegiatan masyarakat. Salah satunya adalah penerapan Work From Home (WFH) dan kegiatan belajar dari rumah atau online. Hal ini dilakukan agar kegiatan World Water Forum berjalan dengan lancar dan aman.

“Kami mohon doa restu kepada masyarakat Bali agar kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan aman. Kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan bagi masyarakat Bali ini merupakan satu kehormatan menjadi tuan rumah event internasional,” ujarnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan pengamanan baik kepada tamu VVIP, delegasi maupun objek-objek yang nantinya akan digunakan dalam penyelenggaraan World Water Forum. Untuk sementara, konfirmasi sebanyak 9 (sembilan) kepala negara akan menghadiri event ini.

“Kami tetap mempersiapkan sesuai rencana awal kehadiran kepala negara,” katanya. Antara lain, pengamanan objek akomodasi, pengawalan tamu VVIP sudah disiapkan. Persoalan nanti jumlahnya ada berapa kuncinya kami sudah siap.

Secara keseluruhan, Fadil mengatakan, sebanyak 5.791 personel Polri telah disiagakan mengamankan World Water Forum. Jumlah ini merupakan gabungan dari personel Mabes Polri, Polda Bali dan Polda lainnya yang ditugaskan membantu.

Ia pun memastikan pengamanan dan pengawalan yang dilakukan tidak akan membatasi masyarakat dan para wisatawan melakukan kegiatan di Bali.

“Agar semuanya bisa berjalan dengan normal. Konferensi berjalan kemudian masyarakat dan turis bisa menikmati jadi perlu diatur,” ia menjelaskan.

Terkait adanya aksi penyampaian pendapat pada saat penyelenggaraan World Water Forum nanti, jenderal bintang tiga ini menyampaikan Satgas Preemtif dan Intelijen sudah melakukan komunikasi agar menjaga kondusivitas wilayah Bali selama masa penyelenggaraan World Water Forum.

Namun jika nantinya tetap ada masyarakat yang ingin melaksanakan aksi penyampaian pendapat tetap akan diamankan dan dijaga karena hal tersebut adalah hak setiap masyarakat.

“Kami sudah siapkan lapangan Renon sebagai tempat penyampaian pendapat. Kami juga akan fasilitasi kepada siapa aspirasi ditujukan. Kami akan berikan pelayanan dan penjagaan agar yang disampaikan bisa maksimal. Namun harapan kami jangan lakukan tindakan kontraproduktif yang anarkis. Mari kita jaga kesejukan selama acara berlangsung,” katanya mengakhiri. (Aris Mohpian Pumuka)

Tinggalkan Balasan