Angkat Budaya Batak, Wakil Rektor UKI Apresiasi Film Harta, Tahta, Boru Ni Raja

Spread the love

Jakarta, MED14 – Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bersama layar production dan PIM Pictures Association kembali menghadirkan karya baru yang menghadirkan budaya batak yait film drama komedi romantis “Harta ,Tahta , Boru ni Raja”  yang di selenggarakan di Bioskop Epicentrum Jakarta pada hari Senin, 8 Juli 2024.

Wakil Rektor Bidang Akademik Inovasi Universitas Kristen Indonesia, Human Panjaitan, S.H,. M. H. saat ditemui awak Media Online menyampaikan apresiasinya atas penayangan film berlatar budaya Batak Sumatera Utara yang berjudul “Harta, Tahta, Boru Ni Raja” yang rencananya akan tayang mulai 11 Juli 2024 mendatang. 

“Saya sangat apresiasi film Harta, Tahta, Boru Ni Raja karena sesesungguhnya film ini mengangkat budaya batak dan intinya adalah bahwa peran budaya Batak dalam pembangunan bangsa, apalagi penonton yang hadir sekarang ini luar biasa sekali bukan orang batak saja namun dari berbagai macam suku bangsa” ungkapnya

Wakil rektor juga mengatakan bahwa peran dari budaya Batak ini sangat penting bagi pembangunan bangsa Indonesia khususnya dilihat dari sisi karakter, menurutnya pembentukan karakter itu juga ditunjukkan oleh budaya.

Lebih lanjut menurutnya, jika dilihat dari segi pendidikan, film bertema budaya Batak sangat edukatif karena ini merupakan sarana edukasi bagi kita semua khususnya di dunia pendidikan tinggi dan menjadi wujud dari kepedulian semua pihak dalam pembangunan kebudayaan Indonesia.

Menutup sesi wawancara, Wakil rektor juga mengungkapkan harapannya agar film-film berlatar budaya daerah dapat terus diproduksi dan menarik perhatian generasi muda. 

“Harapan kita kedepan bahwa film film layar lebar seperti semakin maju dan tidak hanya berhenti disini saja tetapi lebih dari sini khususnya mengangkat budaya budaya lainnya bukan hanya budaya Batak saja termasuk seluruh suku-suku bangsa Indonesia” Pungkasnya.

Film drama komedi romantis “Harta, Tahta, Boru Ni Raja”  yang di selenggarakan direncanakan tayang mulai 11 Juli 2024. Film ini merupakan hasil kerjasama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) bersama Layar Production dan PIM Pictures Association. (Red/Yn) 

Tinggalkan Balasan